WAKTU
Rasanya baru
saja kemarin kita berlari berdua diteras rumah, bermain sepeda bersama, rasanya
baru kemarin kita bersama menghabiskan tiap detik waktu, namun aku salah
menafsirkan waktu, perlahan dia meninggalkanku dan hanya membekas kenangan yang
aku simpan rapat diruang ingatan.
Kini kau menjadi
orang yang sangat asing bagiku, aku memang harus mengikuti arah fikiranmu yang
tak lagi sepemikiran denganku, bukan lagi seorang yang lugu seperti dulu.
Aku rindu..
rindu masa itu, ketika kau tidak marah ketika aku menjailimu, rindu ketika kita
saling marah karena rebutan mainan, rindu ketika kau mengadu karena teman
sekelasmu nakal, rindu ketika kau meminta untuk di ajari mengerjakan PR, rindu
ketika kau menagis dan memeluku.
Kau tidak akan
tau, sesakit apa hatiku ketika mengingat itu, kau tidak akan tau bahwa aku
ingin kau yang dulu, menjadi adiku yang manis dan lugu.
Namun ini bukan
salahmu atau salah siapa, ini hanya masalah waktu yang terus berjalan mengubah
semua hidup yang ada, dan dari sanalah aku belajar untuk menikmati setiap detik
waktu karena aku tidak akan tau kapan mereka meninggalkanku.
Komentar
Posting Komentar