Noda Hitam



    
Noda setitik akan menjadi bukit bila terus kita warnai hati kita dengan perkara-perkara maksiat, jangan membiasakan diri berlaku pada kecurangan, karena yg biasa dilakukan  akan menjadi suatu hal yang menjadikan sifat wujud itu meyerupai.

**
kebiasaan  mahasiswa adalah perkara mencontek, dari saya duduk dibangku sekolah dasar hingga kuliah saya tidak pernah mencontek Alhamdulillah, meski hasilnya pas-pasan tapi yaa itu hasil saya sendiri  dan saya bangga akan hal itu.
pernah suatu ketika  UTS mata kuliah Agama saya duduk paling depan saya belajar sebelum uts dimulai, saya pahami dan saya hafal, dan yang sangat saya sayangkan temen saya duduk disebelah saya itu mencontek dengan tenangnya. jelas saja siapa dosen yang akan menyangka bahwa yg duduk didepan itu bakalan nyontek? saya kecewa saat itu bagaimana tidak, hasil saya dengan dia sama, saya belajar dan dia mencontek? lalu dimana letak keadilan dosen? Astagfirllah mengapa saya menuntut dosen itu adil? padahal kan dosen sama seperti kita, sama-sama manusia dan tidak akan mungkin beliau bisa melihat yang mungkin benar-benar tidak kasat oleh mata.
saya sangat kecewa, bahwa dosen iu menurut saya tidak adil, iyaa benar ketika kita berharap kpd manusia bersiaplah untuk kecewa.
saat saya konsultasi kpd  salah satu dosen Universitas Negri islam saya dapat wejangan yang membuat saya malu sendiri.
  dengan bodohnya saya bertanya, " Pak, knp yaa saya kok kalau mau nyontek badan saya gemetar semua, tapi kok temen saya bisa dengan tenangnya nyontek dan sangat cerdasnya nyontek?"
mungkin beliau mikir saya ini bodoh apa polos yaa nanya kayak gitu ke beliau.
dengan tenangnya beliau menjawab " emangnya kamu mau kayak temen kamu? bisa nyontek dengan tenang?" 
emmm.... aku harus hati-hati dalam menjawab hal ini, beliau pun menatap saya dengan mimik wajah yg serius.
Aduh, kalau aku bisa menghilang aku ingin sekali menghilang, atau kalau aku punya tongkat ajaib aku ingin memutar waktu kalau aku tadi salah mengajukan pertanyaan, please tolong aku, aku ingin sekali menghilang, aku pun memohon entah pada siapa aku memohon.
Husnia, kamu tau darimana asal muasal koruptor? dan apa hubunganya koruptor dengan pencontek?
aku nanya ke beliau, dan beliau nanya balik, karena aku sangat segan dengan beliau dan takut salah ngomong lagi aku hanya mengelengkan kepala seperti orang bodoh.
Oh Tuhan, mau ditaruh dimanalah yaa muka ini, aku benar-benar malu, jauh dari hati dan akal sehat sangat mengutukku mengapa aku begitu bodohnya mengajukan pertanyaan itu.

dari hal-hal yg kecillah segala sesuatu bisa menjadi besar dan dari kebiasaan menconteklah kita bisa menjadi koruptor, hati yang bersih akan sangat takut ketika dia akan melakukan kesalahan, akan gemetar akan tampak dari mimik wajahnya ketka dia bersalah, dan hati yang kotor akan biasa saja karena mereka memang sudah biasa melakukan hal-hal yang sedemikian rupa, makanya kita sebagai mahasiswa berpeganglah teguh pada kejujuran, jujur itu mahal ni, dan jangan berorintasi pada nilai saja ketika kita kuliah, kalaupun kita memang nggak bisa pada mata kuliah itu ya kita usaha dengan sungguh-sungguh dan ketika kita sudah berusaha dan akhirnya juga tidak memusakan jangan salahkan diri sendiri namun semangatlah karena kita harus berusaha lebih dan tetaplah sabar karena belajar itu butuh proses, dan hasil akhir serahkan pada Allah, ikuti saja alurnya kalau kenyataanya kita bakalan ngulang mata kuliah yaa ngulang, kalaupun nilai kita segitu yaa disyukuri yang penting kan kita sudah berdo'a dan usaha jadi ketika kita nanti lulus kuliah dan kita mencari pekerjaan inshallah berkah dan mudah jalanya ni..
aku hanya manggut-manggut sambil tertnduk malu.
jangan malu untuk mengakui kesalahan karena dari kesalahanlah kita belajar untuk menjadi lebih baik lagi, intinya semua yg kita kerjakan jangan sampe orintasi atau tolak ukur kita hanya pada dunia dan sisi manusia saja, lakukanlah hanya untuk Allah dan Ridho Allah agar Semuanya menjadi Ibadah kita.

 ##
Ilmu adalah ilham, Cahaya yang bersih dan barang saiapa yang ingin menuntut ilmu maka perbaikilah niat karena segala sesuatu tergantung pada niatnya, ilmu adalah cahaya dan cahaya tidak akan bisa masuk pada sesuatu yang kotor, jika inginm menuntut ilmu perbaikilah niat dan bersihkanlah hati, dan kita harus tau faktor-faktor apa saja yg menghambat sulitnya ilmu masuk pada Hati kita dan akal kita.
semoga kita manusia yg senantiasa Taat dan berusahan untuk memperbaiki diri untuk jadi manusia yg lebih baik lagi.

Komentar

Postingan Populer